Jangan mengantuk ketika mengemudi, berhentilah mengemudi saat mengantuk

17 Maret 2018 - 00:12
Jangan mengantuk ketika mengemudi, berhentilah mengemudi saat mengantuk
JAKARTA - Setiap 16 Maret seperti sekarang, Jumat (16/3/2016) diperingati sebagai Hari Tidur Sedunia. Peringatan itu merupakan pesan agar semuanya memiliki tidur yang cukup dan berkualitas.

Di Indonesia sendiri masih banyak yang meremehkan pentingnya tidur yang berkualitas, terutama mereka yang mengemudikan kendaraan. Masih banyak orang yang memaksakan diri untuk terus lanjut mengemudi walau dalam keadaan mengantuk, yang merupakan hal yang sangat berbahaya.


Untuk itu, perusahan transportasi online memberikan sejumlah tips untuk menghindari risiko kecelakaan karena mengemudi saat mengantuk.

1. Menepi di tempat yang aman


Jika rasa ngantuk Anda sudah tidak tertahankan lagi, lebih baik Anda menepi terlebih dahulu. Jangan lupa untuk memilih tempat yang aman seperti pom bensin, hotel, atau rumah sakit.

2. Matikan AC pada saat tidur di mobil


Setelah Anda menepi di tempat yang aman dan memutuskan untuk tidur sejenak di dalam mobil, pastikan untuk mematikan AC dan buka sedikit jendela Anda untuk menjaga sirkulasi udara. Nah, Tahukah Anda, jika AC mobil yang dibiarkan menyala dapat berpotensi menghisap gas CO dan emisi sisa pembakaran mobil yang tentunya akan sangat berbahaya jika Anda berada di dalamnya.

3. Jika anda lelah, jangan paksakan untuk menyetir


Lelah karena harus lembur? Jangan paksakan diri Anda untuk menyetir! Anda dapat memanfaatkan layanan ridesharing seperti Uber untuk mengantarkan Anda ke rumah dengan aman.

4. Pastikan istirahat yang cukup sebelum mengemudi


Menurut AAA Foundation for Traffic Safety, pengemudi yang kurang tidur atau dibawah 6 jam, memiliki resiko kecelakaaN lalu lintas hingga empat kali lebih tinggi dibanding pengemudi yang memiliki waktu tidur yang cukup atau 7 jam.

[Baca Juga: Cara Memanfaatkan Tachometer untuk Menghemat BBM Mobil, Cek di Sini]


Bahkan, menurut National Highway Traffic Safety Administrtation, resiko mengantuk saat mengemudi sama besarnya dengan menyetir saat mabuk, loh!

5. Istirahat setiap 2 jam dalam perjalanan panjang


AAA Foundation for Traffic safety memberikan rekomendasi bagi pengemudi yang melakukan perjalanan panjang untuk merencanakan waktu perjalanan mereka dengan baik. Selalu jadwalkan untuk mampir di setiap rest area setiap 2 jam atau per 160 kilometer perjalanan. Hindari juga untuk makan makanan yang terlalu berat dan jangan mengonsumsi obat-obatan yang bikin ngantuk.

Demikian beberapa tips untuk menghindari kecelakaan karena menyetir dalam kondisi mengantuk. Sekali lagi, ingatlah bahwa mengemudi dalam kondisi mengantuk sama bahayanya dengan mengemudi dalam keadaan mabuk.

Sumber : okezone.com

Carikendaraan.com | Cari Kendaraan

Situs jual beli kendaraan no.1, terpercaya, mudah, aman. Baca berita & review otomotif terbaru hanya di CK Magazine.

Kontak
Untuk pertanyaan dan bantuan silakan hubungi kami di:
help@carikendaraan.com